Fungsi Kelompok Untuk Anggotanya

Masyarakat adalah kelompok di mana mereka merupakan anggota yang mengidentifikasi sejumlah kelompok tertentu, dan terdapat hubungan antar pribadi, yang disana juga terdapat perbandingan sosial, pertukaran sosial, pengawasan sosial, penghargaan sosial, identitas sosial, dan sosial belajar dan ini akan mempengaruhi kepuasan anggota dalam kelompoknya.

Manusia memerlukan kelompok untuk survive. anggota kelompok bermakna memuaskan beberapa yang dasar kebutuhan psikologis, dengan bergabung dengan orang lain, seseorang dapat memecahkan permasalahan yang meliputi dirinya.

Kesuksesan suatu Kelompok adalah memberikan pelayanan dalam hal perbedaan individu yaitu menyediakan pelayanan untuk berinteraksi bagi setiap anggota. Dalam penelitian disebutkan bahwa ada 16 faktor yang menyebutkan bahwa terdapat beberapa kriteria fungsi kelompok dalam mewujudkan kepuasan anggota. Pria memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi dalam kelompok dibanding dengan wanita, tetapi pria juga memiliki tingkat ketidakpuasan paling tinggi dibanding perempuan dalam suatu kelompok.

Beberapa Kriteria yang dapat menimbulkan kepuasan anggota dalam suatu kelompok adalah social bonding, yaitu dimana kelompok tersebut menyenangkan bagi anggotanya. Sehingga anggota tersebut merasa senang menjadi bagian dari kelompok.

Social comparison-upward, yaitu dimana suatu anggota merasa terinspirasi oleh anggota yang lain, sehingga dia dapat melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh anggota yang menjadi inspirasinya.

Social esteem, yaitu terwujudnya suatu harga diri anggota dikarenakan dia telah menjadi satu dengan anggota-anggota yang lain, dari sinilah akan muncul harga diri suatu kelompok. Social learning, yaitu dimana anggota tersebut merasa mendapat suatu pelajaran yang berarti dalam kelompok yang dimasukinya.

Tetapi ternyata terdapat 2 kriteria yang kurang dapat memuaskan suatu anggota kelompok. 2 kriteria tersebut adalah social control dan social comparison-downward.

Social control adalah satu anggota dapat mempengaruhi anggota yang lain. Ketidak mampuan anggota dalam mengambil suatu beban sendiri dalam mempengaruhi, sehingga dia membutuhkan anggota yang lain untuk menanggung beban yang sama, kecuali bila anggota tersebut mempunyai power tersendiri.

Sedangkan yang kedua adalah social coparison downward adalah kemampuan individu dalam menghasilkan atau berbuat sesuatu untuk anggota kelompok. Sehingga dia dapat merasakan perasaan lebih baik dari pada anggota yang lain. Karena sesungguhnya bukan satu orang yang merasa lebih baik atas segalanya dalam suatu kelompok, tetapi bagaimana anggota kelompok yang lain dapat memberikan inspirasi untuk dirinya. Sehingga akan mucul suatu kepuasan bagi anggota tersebut.
SUMBER : PSIKOLOGIZONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: