Bekas Luka Tuna Wicara Yang Mencoba Bunuh Diri di Ampera

PALEMBANG, Buana Sumsel – Aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan bocah tuna wicara berusia 10 tahun di Jembatan Ampera dini hari tadi, Minggu (10/01), menyimpan sesuatu yang ironis. Setelah berada di RS Bari, kondisi bocah itu mulai perlahan-lahan pulih.

Pada saat diperiksa, Aminah, salah seorang perawat RS Bari mengatakan bahwa sulit mendapatkan keterangan jelas bocah tersebut. Ditambahlagi dia tidak dapat membaca dan menulis.

“Dia tidak dapat membaca dan menulis, jadi sulit mendapat keterangan jelas dirinya,” tutur Aminah.

Selain itu, berdasarkan keterangan salah seorang dokter penjaga, setelah bocah itu selesai mandi dan sarapan, dokter penjaga merawatnya. Ternyata ketika diperiksa secara fisik, banyak bekas luka yang telah mengering di sekitar kaki, betis, paha, dan kepala si bocah.

Di sekitar punggung kaki ada bekas seperti bekas luka bakar, di betis dan paha kiri ada bekas luka koyakan seperti pernah digigit atau ditusuk sesuatu. Sementara itu di kepala sebelah kiri juga terdapat bekas luka.

“Setelah selesai perawatan medis, anak itu akan dibawa Dinas Sosial dan Kesejahteraan Palembang ke panti sosial yang ada di Kenten,” kata Aminah.
SUMBER ; BUANA SUMSEL.COM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: