Anak Tuna Rungu Diperkosa Temannya

Palembang – Sungguh memilukan hati moral anak-anak ini. Tiga siswa Sekolah
Dasar (SD) dilaporkan ke polisi karena diduga memerkosa teman satu sekolahnya
sendiri, di Cematan Buay Madang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera
Selatan.

Anak perempuan yang menjadi korban, sebut saja Bunga (10), yang cacat tuna
rungu. Siswa SD kelas 3 Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU
Timur, ini diperkosa tiga teman sekolahnya. Bahkan Bunga sempat dipaksa
melakukan oral seks.

Peristiwa tersebut sebetulnya terjadi pada Selasa (14/04/2009) ketika Bunga
pulang dari sekolah sekitar pukul 11.00 WIB. Di tengah perjalanan pulang dengan
berjalan kaki, Bunga dicegat tiga teman satu sekolah yakni Irh (10) teman
sekelasnya, Cdr (13) kelas 6 dan Sah (11) kelas 4. Saat itulah, menurut Bunga,
dia diseret di semak-semak pinggir jalan desa, dan diperkosa bergilir ketiga
teman sekolahnya itu. Kepala Lara pun kena pukulan salah satu pelaku karena
mencoba melawan.

Sejak Rabu (15/04/2009) kemarin, ketiga pelaku ditahan di Mapolres Ogan
Komering Ulu (OKU) Timur. Namun, saat diperiksa hingga hari ini, Kamis
(16/04/2009), Cdr mengaku tidak melakukan perkosaan.

“Kami tidak melakukan yang itu, memang kami balik sekolah itu beriringan dan
dia (Bunga) sempat kami ganggu dengan kata-kata, setelah itu dia lari pulang
melewati jalan pintas, kami terus balik ke rumah masing-masing kami tidak
pernah melakukannya,” katanya.

Namun berselang beberapa jam kemudian, menurut Cdr, dirinya dikejutkan dengan
kedatangan ayah korban yang langsung marah-marah dan mencari orangtuanya. Ayah
Bunga mengatakan bahwa dirinya telah memperkosa Bunga. “Aku bae tekejut, kok
aku dituduh bapaknyo ngituke anaknyo,” tutur Cdr dalam bahasa setempat.

Bahkan dari cerita korban, menurut Sobirin, bapak Bunga, anaknya dipaksa salah
satu dari pelaku untuk melakoni adegan oral seks di semak-semak.

Mendengar cerita korban yang masih polos dan lugu itulah lantas Sobirin mencari
tahu siapa yang telah memperkosanya. Karena didesak terus, Bunga lalu
menuliskan nama pelaku pada secarik kertas yakni Cdr, Irh dan Sah.

Berbekal kopelan dan pengakuan korban ini lantas orangtua korban mendatangi
kediaman ketiganya. Namun justru dirinya mendapatkan ancaman dari orangtua
ketiga pelaku. Bahkan salah satu dari orangtua pelaku berani bersumpah kalau
anaknya tidak melakukan perbuatan memalukan tersebut. “Dari nama yang
ditulisnya aku sangat yakin pelakunya tidak lain tiga orang itu,” kata Sobirin.

Untuk membuktikan pengakuan Lara, Sobirin pun pada Selasa (14/4) sore
membawanyan ke Puskesmas Martapura untuk mengecek kondisi kepala putrinya yang
terasa sakit dan pusing setelah dipukul salah satu dari pelaku ketika aksi
pemerkosaan ini terjadi.

“Awalnya aku ke Puskesmas Martapura itu bukan untuk visum namun mengecek
kondisi kepalanya yang katanya sakit. Entah mengapa setibanya di puskesmas
justru timbul niat aku untuk memeriksakan alat vitalnya,” jelas Sobirin.

Karena tidak ada surat pengantar visum dari Polres, petugas puskesmas pun
enggan melakukan visum sore itu, karena itulah kasus ini dilaporkannya ke
Polres OKUT dan meminta untuk dilakukan visum. Dari hasil visum diketahui
telah terjadi robek pada alat vital korban.

Aparat Polres OKUT langsung menindaklanjuti laporan Sobirin, dan pada Rabu
(15/4) pagi petugas berhasil meringkus ketiga pelaku untuk diperiksa.
Ketiganya masih mengenakan seragam sekolah putih merah didampingi orangtuanya
masing-masing, sejumlah saksi serta diantar juga oleh perangkat desa.

“Tiga orang siswa yang diduga kuat telah memperkosa korban kini sudah kita
panggil untuk dimintai keterangan dengan didampingi orangtua dan pejabat desa
yang bersangkutan,” kata Kapolres OKUT AKBP ML John Mangundap SH SIK kepada
pers di Martapura, Kamis (16/04/2009).

Menurut Surachman karena ketiga pelaku masih di bawah umur dalam pemeriksaan
perlu didampingi orangtua masing-masing. “Sejauh ini kita masih melakukan
pemeriksaan. Yang jelas kasus ini akan kita ungkap dan jika nanti terbukti,
tidak menutup kemungkinan pelaku akan ditahan,” katanya.

SUMBER : MAIL-ARCHIVE.COM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: